Dosen Prodi Sendratasik UNP Raih Pendanaan Hibah Penelitian Tahun 2026

 

Padang – Program Studi Pendidikan Sendratasik, Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Sejumlah dosen Prodi Sendratasik berhasil lolos dan memperoleh pendanaan hibah penelitian tahun 2026 berdasarkan Keputusan Rektor Universitas Negeri Padang Nomor 177/UN35/LT/2026 tentang Penetapan Proposal Penelitian Dosen yang Lolos Didanai Universitas Negeri Padang Tahun 2026.

Keberhasilan ini menunjukkan komitmen dan produktivitas dosen Prodi Sendratasik dalam mengembangkan penelitian yang relevan dengan bidang seni, budaya, pendidikan, serta inovasi pembelajaran. Proposal yang lolos pendanaan mencakup berbagai skema penelitian, mulai dari Penelitian Dasar, Penelitian Terapan, Penelitian Pemula, hingga Penelitian Kerja Sama Perguruan Tinggi Luar Negeri.

Salah satu penelitian yang memperoleh pendanaan pada skema Penelitian Kerja Sama Perguruan Tinggi Luar Negeri (Top Tier 10%) adalah penelitian yang diketuai oleh Prof. Indrayuda, S.Pd., M.Pd., Ph.D. dengan judul “Eksistensi Randai Malaysia dalam Persimpangan Tradisi dan Akademik: Transformasi dan Persembahan Gaya Baru.” Penelitian ini diharapkan dapat memperkuat kajian seni pertunjukan Melayu dan memperluas jejaring kolaborasi internasional.

Pada skema Penelitian Terapan, Dr. Syailendra, S.Kar., M.Hum. berhasil memperoleh pendanaan melalui penelitian berjudul “Penerapan Model Drill terhadap Kemampuan Praktik Dendang Tradisional Minangkabau di Prodi Sendratasik Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Negeri Padang.” Penelitian ini berfokus pada pengembangan model pembelajaran praktik seni tradisional yang efektif bagi mahasiswa.

Sementara itu, pada skema Penelitian Dasar, Hengki Armez Hidayat, S.Sn., M.Sn. memperoleh pendanaan untuk penelitian bertajuk “Dampuang dalam Pertunjukan Luambek Padang Pariaman: Analisis Semiotik Representasi Budaya Minangkabau.” Kajian ini diharapkan dapat memperkaya khazanah ilmu pengetahuan mengenai seni tradisi Minangkabau dari perspektif semiotika budaya.

Pada kategori Penelitian Pemula, beberapa dosen muda Prodi Sendratasik juga berhasil meraih hibah pendanaan. Firnando Sabetra, S.Pd., M.Pd. memperoleh pendanaan melalui penelitian “Deep Practice melalui Strategi Barcode-Guided Learning untuk Membentuk Muscle Memory pada Pembelajaran Biola.” Selain itu, Novita Efendi, M.Pd. berhasil lolos dengan penelitian “Pengembangan Bahan Ajar Digital Berbasis Project Based Learning Berbantuan Heyzine Flipbook dan AI pada Mata Kuliah Pengantar Kesusastraan.”

Prestasi lainnya diraih oleh Uswatul Hakim, S.Pd., M.Pd. melalui penelitian “Etnopedagogi Musik Gamad dalam Ekosistem Digital sebagai Strategi Keberlanjutan Budaya Musik Minangkabau.” Penelitian ini mengangkat upaya pelestarian dan pengembangan musik tradisional Minangkabau melalui pendekatan teknologi digital.

Ketua Program Studi Pendidikan Sendratasik menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen yang berhasil memperoleh pendanaan hibah penelitian tahun 2026. Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa budaya akademik dan penelitian di lingkungan Prodi Sendratasik terus berkembang serta memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan ilmu pengetahuan, seni, budaya, dan pendidikan.

Melalui berbagai penelitian yang didanai tersebut, diharapkan lahir inovasi, publikasi ilmiah bereputasi, serta luaran yang bermanfaat bagi masyarakat. Selain itu, capaian ini juga semakin memperkuat posisi Prodi Sendratasik FBS UNP sebagai pusat pengembangan seni, budaya, dan pendidikan seni yang unggul di tingkat nasional maupun internasional. (AMS)

Uswatul Hakim

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *