Pelatihan Saluang dan Silek Pauh Dorong Regenerasi Seni Tradisi di Kanagarian Pauh Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) UNP Lanjutkan Rangkaian Kedua Hibah Kemdiktisaintek RI 2025
Padang, 2 November 2025
Tim Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) Universitas Negeri Padang (UNP) melanjutkan rangkaian kegiatan kedua bertema “Pelatihan Saluang dan Silek Pauh sebagai Bentuk Pelestarian Seni Tradisi Masyarakat Kanagarian Pauh.” Kegiatan yang didanai Hibah DPPM Kemdiktisaintek RI 2025 ini bekerja sama dengan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III dan kelompok seni Parewa Limo Suku sebagai mitra utama.
Program dipimpin oleh Prof. Dr. Ardipal, M.Pd. dengan anggota tim Ayuthia Mayang Sari, S.Pd., M.Sn., Robby Ferdian, M.Sn., dan Venny Rosalina, M.Sn. Kegiatan berlangsung di Kecamatan Kuranji, Kota Padang, dengan melibatkan seniman, tokoh masyarakat, dan pemuda Kanagarian Pauh.
Dalam sambutannya, Prof. Ardipal menegaskan pentingnya pelatihan ini sebagai ruang regenerasi dan inovasi seni tradisi berbasis teknologi agar tetap relevan di era modern. Kegiatan dibuka oleh Hasa Hadi, perwakilan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III, yang menyampaikan apresiasi terhadap sinergi akademisi dan komunitas sebagai kunci keberlanjutan warisan budaya takbenda.
Anggota tim pengabdi sekaligus conceptor kegiatan, Ayuthia Mayang Sari, menjelaskan bahwa kegiatan ini memiliki tiga fokus utama, yakni:
1. Digitalisasi Seni Tradisi, dengan luaran berupa video pembelajaran Saluang dan Silek Pauh bersama maestro.
2. Regenerasi Seni Tradisi, melalui pelatihan bagi generasi muda untuk menguasai teknik dan filosofi Saluang serta Silek Pauh.
3. Inovasi Pertunjukan Kolaboratif, yang memadukan elemen tradisi dan musik modern dalam format pertunjukan kreatif.

Sesi pelatihan menampilkan tiga pemateri:
• Ayuthia Mayang Sari, S.Pd., M.Sn. (Pelestarian Kesenian Tradisional dan Karya Inovatif),
• Robby Ferdian, M.Sn. (Pemanfaatan Teknologi dalam Penciptaan Musik Tradisional),
• Venny Rosalina, M.Sn. (Penciptaan Silek Pertunjukan berbasis Silek Tradisional).
Adapun fasilitator kegiatan dari kelompok Parewa Limo Suku ialah Irmun Krisman (Saluang Pauh), Devi Hasri (Dendang Pauh), dan Hendri Yusuf (Maestro Silek). Para peserta berlatih langsung memainkan saluang, berdendang, serta mempraktikkan gerak silek sebagai bentuk regenerasi seni tradisi.
Ketua Parewa Limo Suku, Irmun Krisman, menyampaikan apresiasi terhadap kegiatan ini karena membantu komunitas memahami sistem latihan dan dokumentasi repertoar seni.
“Kami mulai memahami cara melibatkan generasi muda secara terarah. Dengan pelatihan ini, kami yakin Saluang dan Silek Pauh akan kembali diminati,” ujarnya. AMS.
Tim PISN menargetkan terbentuknya model sekolah seni informal berbasis komunitas sebagai wadah pembelajaran dan inovasi seni tradisional masyarakat Pauh.
Informasi Kegiatan
Nama Program: Program Inovasi Seni Nusantara (PISN) 2025
Tanggal: 2 November 2025
Tempat: Kanagarian Pauh, Kecamatan Kuranji, Kota Padang
Mitra: Parewa Limo Suku & Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah III
Pendana: Hibah DPPM Kemdiktisaintek RI 2025.
