{"id":1842,"date":"2024-10-07T12:58:01","date_gmt":"2024-10-07T05:58:01","guid":{"rendered":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/?p=1842"},"modified":"2026-04-07T13:02:14","modified_gmt":"2026-04-07T06:02:14","slug":"1842","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/?p=1842","title":{"rendered":"Metode Drill dalam Penyajian Dendang di Grup Randai Lelo Kayo, Nagari Jaho, X Koto, Tanah Datar"},"content":{"rendered":"<p>&nbsp;<\/p>\n<p><em>Padang, <\/em>\u00a0Dendang dalam pertunjukan saluang dendang pada masyarakat Minangkabau merupakan salah satu bentuk pertunjukan dalam konteks bagurau. Kebiasaan masyarakat sdalam berdendang ini disebut juga dengan tradisi lisan atau gendre sastra lisan. Hanya saja seiring kemajuan zaman keberadaan sastra lisan seperti dendang ini semakin tergerus dan menjadi sesuatu yang sulit ditemukan dalam masyarakat.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone  wp-image-1843\" src=\"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"634\" height=\"357\" srcset=\"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq-300x169.jpg 300w, http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq-1024x576.jpg 1024w, http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq-768x432.jpg 768w, http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq-800x450.jpg 800w, http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/04\/qq.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 634px) 100vw, 634px\" \/><\/p>\n<p>Permasalahan seperti ini lah yang dialami\u00a0randai Lelo Kayo di\u00a0Nagari Jaho Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar\u00a0yakni sangat\u00a0sulit untuk mengaplikasikan dendang yang digunakan untuk pertunjukan randai. Alasan yang sering dilontarkan oleh pemain randai\u00a0adalah kurangnya petunjuk\u00a0praktis\u00a0agar bisa mendendangkan irama dendang yang sesuai dengan naskah randai.<\/p>\n<p>Berangkat dari permasalahan ini tim penelitian Program Kemitraan Masyarakat (PKM), dari Prodi Sendratasik FBS UNP melaksanakan penelitian tentang Struktur Penyajian Dendang pada Randai Lelo Kayo di Nagari Jaho Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar, (10\/8) lalu. Tim peneliti ini terdiri dari Dr. Syeilendra, S. Kar., M. Hum, Uswatul Hakim, M. Pd., dan Hendri Yusuf, M. Pd.<\/p>\n<p>\u201cUntuk\u00a0memiliki kemampuan\u00a0untuk menguasai\u00a0dendang tradisional Minangkabau\u00a0bagi semua\u00a0para pemain randai Lelo Kayo di\u00a0Nagari Jaho Kecamatan X Koto Kabupaten Tanah Datar.\u00a0Hasil yang diharapkan dengan menerapkan\u00a0<em>metode drill<\/em>\u00a0yang dilaksanakan dalam mempelajari\u00a0untuk\u00a0menyanyikan dendang tradisional Minangkabau,\u00a0melalui kegiatan latihan\u00a0terstruktur dan\u00a0terprogram,\u201d ujar Dr. Syeilendra, S. Kar, M. Hum, Ketua Tim Peneliti, kepada\u00a0<em>Khazminang.id<\/em>, Sabtu (17\/8).<\/p>\n<p>Dijelaskan Syeilendra, kegiatan pelatihan\u00a0tersebut dilaksanakan secara bertahap, agar\u00a0para pemain randai\u00a0dapat menyanyikan\u00a0sesuai dengan\u00a0irama-irama dendang dalam pertunjukan randai.<\/p>\n<p>Selain itu, melalui kegiatan latihan kelompok yang dilaksanakan,\u00a0diharapkan para pemain randai\u00a0Lelo Kayo\u00a0dapat memaksimalkan kegiatan pembelajaran dan melaksanakan pembelajaran dengan aktivitas belajar kelompok.<\/p>\n<p>Syeilendra berharap, dengan penggunaan\u00a0<em>metode drill<\/em>\u00a0dapat memberikan pengalaman baru bagi\u00a0semua anggota pemain randai\u00a0dalam belajar dan meningkatkan aktivitas serta\u00a0kreativitas pemain randai.<\/p>\n<p>Anggota tim peneliti lainnya, Uswatul Hakim, M. Pd., mengatakan, dalam pelaksanaan\u00a0latihan, pengalaman belajar mencipta seni\u00a0sangat kurang sekali karena belum ada tenaga yang mampu memberikan pelatihan secara khusus.<\/p>\n<p>\u201cMeski demikian, para pemain randai sangat antusias untuk belajar.\u00a0Sedang pengalaman persepsi, melihat, dan menghayati serta memahami seni disebut pembelajaran apresiasi\u00a0tidak pernah dilakukan.\u00a0Maka perlulah disikapi dengan positif agar permasalahan ini teratasi oleh semua pemain Randai tersebut. Karena pembelajaran berkarya seni mengandung dua aspek kompetensi, yaitu: keterampilan dan kreativitas,\u201d ujar Uswatul.<\/p>\n<p>Menurut Uswatul, berdasarkan hal tersebut, maka sangat penting menumbuhkan rasa ketertarikan\u00a0dalam\u00a0kemampuan untuk memberikan pelatihan dendang tradisional Minangkabau sebagai musik vokal tradisional daerah setempat\u00a0melalui metode\u00a0<em>Driil.<\/em><\/p>\n<p>Untuk mengatasi permasalahan lapangan yang terjadi pada\u00a0grup randai Lelo Kayo,\u00a0maka dalam hal ini dilakukan pelatihan dengan\u00a0tenaga profesional untuk\u00a0terjun\u00a0langsung kelapangan\u00a0dan memberikan pelatihan secara langsung kepada para\u00a0pemain randai dengan\u00a0metoda drill yaitu program latihan terstruktur dan demontrasi\u00a0serta praktek langsung, dan mendampingi dalam mengaplikasikannya\u00a0khusus\u00a0kepada para\u00a0pemain randai.<\/p>\n<p>\u201cDalam hal ini diharapkan para\u00a0anggota randai\u00a0dapat mengaplikasikannya\u00a0secara lansung dalam proses legaran randai dalam perjalanan cerita atau naskah yang dimainkan. Langkah berikutnya untuk para pemain randai adalah dengan cara mengikui petunjuk video tutorial dendang dari Tim PKM UNP yang sudah disiapkan sebelumnya,\u201d tambah Hendri Yusuf, M. Pd., anggota tim peneliti lainnya\u00a0(Novrizal Sadewa).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>&nbsp; Padang, \u00a0Dendang dalam pertunjukan saluang dendang pada masyarakat Minangkabau merupakan salah satu bentuk pertunjukan<\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":0,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1],"tags":[],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842"}],"collection":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=1842"}],"version-history":[{"count":2,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1845,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/1842\/revisions\/1845"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=1842"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=1842"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=1842"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}