{"id":181,"date":"2021-09-09T16:05:06","date_gmt":"2021-09-09T16:05:06","guid":{"rendered":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/?p=181"},"modified":"2021-09-09T16:05:06","modified_gmt":"2021-09-09T16:05:06","slug":"diskusi-sore-hmj-sendaratasik-mambaka-kato-dalam-adat-minangkabau","status":"publish","type":"post","link":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/?p=181","title":{"rendered":"Diskusi Sore HMJ Sendaratasik \u2018Mambaka\u2019 Kato dalam Adat Minangkabau"},"content":{"rendered":"<p style=\"text-align: justify;\">Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman seringkali membawa negatif dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya tentu saja dalam interaksi sosial dalam kehidupan masyarakat, khususnya di Minangkabau saat ini kenyataan seperti itu sangat sering ditemui. Berangkat dari kenyataan tersebut, Himpunan Mahasiswa Jurusan (HMJ) Jurusan Seni Drama Tari dan Musik (Sendratasik), Fakultas Bahasa dan Seni (FBS) Universitas Negeri Padang (UNP)menggelar diskusi tentang fenomena dalam tataran kehidupan sosial di Minangkabau saat ini, Jumat (2\/7).<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Diskusi yang diberi nama \u201cMambaka\u201d\u00a0\u00a0yang merupakan singkatan dari Mambari Kaba tersebut mengangkat\u00a0\u00a0tema tentang Kato (kata) dalam Adat Minangkabau serta implementasinya dalam kehidupan sehari-hari. Adapun pemateri yang tampil\u00a0\u00a0dalam diskusi kali ini adalah Hendri Yusuf, M. Pd., penggiat budaya dan pimpinan dari Sanggar Palito Nyalo Padang.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Dalam pemaparannya, Hendri Yusuf menjelaskan, tentang apa dan bagaimana serta peranan kata dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.\u00a0Salahsatunya adalah\u00a0<i><em>Pusako Kato<\/em><\/i> yang merupakan penggambaran dan pengunaaan kata yang melekat kehidupan masyarakat.\u00a0Dalam\u00a0<i><em>Pusako Kato<\/em><\/i>\u00a0dikenala adanya\u00a0<i><em>Kato dahulu kato batapati kato kudian kato bacari, Kato Pangulu kato manyalasai, Kato Alim Kato Hakikaik, Kato Dubalang kato mandareh, kato padusi kato malabuhan, Kato Ayah kato maaja, Kato anak kato mangadu.\u00a0<\/em><\/i>Selain itu dalam masyarakat Minangkabau juga dikenal adanya\u00a0<i><em>Langgam kato Nan Ampek,\u00a0<\/em><\/i>yakni\u00a0<i><em>kato mandaki, kato mandata, kato manurun, kato malereng.\u00a0<\/em><\/i>Dalam diskusi tersebut yang menjadi moderator atau pemantik masalah adalah Uswatul Hakim, M.Pd., dosen Jurusan Sendratasik FBS UNP.<\/p>\n<p style=\"text-align: justify;\">Puluhan peserta pada diskusi sore di alam terbuka tersebut terlihat antusias dan serius mengikuti, sejumlah pertanyaan dari peserta pun bermumculan.\u00a0Adanya mempertanyakan tentang bagaimana menggarap\u00a0<i><em>kato<\/em><\/i> menjadi sebuah seni pertunjukan, ada pula yang bertanya tentang bagaimana langgam kato nan ampek\u00a0\u00a0saat ini dalam kehidupan masyarakat Minangkabau.\u00a0Bahkan ada yang bertanya bagaimana kalau seni tradisional Minangkabau digarap dengan versi yang berbeda atau bentuk penggaparan lain. Menurut Ketua HMJ Sendratasik, Anggur, kegiatan diskusi merupakan program dari HMJ Sendratasik dan akan dilaksanakan rutin setiap bulan.\u00a0\u201cMeski kondisi tengah pandemi tetapi tidak harus mengekang dan menghambat kami untuk berkreasi dan berdiskusi, karena bagaiamanpun juga kampus adalah ladang dari diskusi dan diskusi ilmiah,,\u201d kata dia\u00a0(Novrizal Sadewa).<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kemajuan teknologi dan perkembangan zaman seringkali membawa negatif dalam kehidupan sehari-hari. Dampaknya tentu saja dalam<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":182,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":[],"categories":[1,3],"tags":[8],"_links":{"self":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/181"}],"collection":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcomments&post=181"}],"version-history":[{"count":1,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/181\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":183,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/posts\/181\/revisions\/183"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=\/wp\/v2\/media\/182"}],"wp:attachment":[{"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fmedia&parent=181"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Fcategories&post=181"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"http:\/\/prodisendratasik.fbs.unp.ac.id\/index.php?rest_route=%2Fwp%2Fv2%2Ftags&post=181"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}